Powered by MahameruAirlink@2012

Analisis Jabatan dan Beban Kerja

Senin, 08 Oktober 2012
Honor Tim Dihilangkan
 
SAMARINDA-Menghargai hasil kinerja pegawai di lingkungan Pemkot  Samarinda, rencananya akan dikembangkan tunjangan berbasis kinerja  sebagai reward (Penghargaan) bagi PNS.
 
”Tujuannya untuk mengukur secara nyata dan transparan antara PNS yang rajin dan disiplin dengan PNS berkinerja buruk dan malas,” kata Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail dalam Talkhsow Integrity Fair di GOR Segiri, bersama Ketua DPRD Samarinda Siswadi dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto  Jumat (5/7) lalu.
 
Wawali menjelaskan perbaikan sistem kinerja ini karena  mengadopsi dari Pemkot Surabaya di Jawa Timur dan di Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Pemprov Jawa Barat, yang telah melaksanakan program dengan langkah-langkah reformasi birokrasi yang dikembangkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
 
Berkat belajar dari situ, nantinya kata dia akan ada sistem yang  mengukur kinerja pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda sebagai perbaikan tunjangan berbasis kinerja untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.
 
”Jadi yang namanya honor tim akan kita hilangkan, tetapi akan kita ganti dengan reward bagi pegawai yang telah berupaya menunjukkan kinerja yang optimal serta hasil kerja yang maksimal,” tuturnya. Karena terkait kedisiplinan PNS, sambungya sudah ada seperangkat rambu yang sangat lengkap. Bahkan sampai dilakukan penandatanganan fakta Integritas. 
 
Pemkot juga akan melaksanakan analisis jabatan dan analisis beban kerja PNS. Karena kegiatan ini dilakukan untuk melihat pola kerja dalam instansi, dan mengukur kompleksitasnya.
 
”Jadi reward ini bukan hanya sekedar tunjangan berbasis kinerja juga  berupa kenaikan pangkat dan jabatan yang disesuaikan dengan aturan yang berlaku.” kata Wawali mengakhiri.